Kondisi Saat Ini
Universitas ini didirikan pada tahun 2000. Sumber daya dosen dan staf kependidikan hingga mahasiswanya saat ini semakin bertambah kualitasnya dari tahun ke tahun. Banyak dari dosen yang dulunya masih berasal dari lulusan sarjana, kini seluruhnya sudah bergelar magister. Beberapa juga telah bergelar doktor dan akan semakin bertambah. Ditambah lagi dengan manajemen dan fasilitas penunjang di kampus yang berdiri di lahan sekitar 40 hektar ini, sudah lebih memadai dibandingkan awal berdirinya dulu.
Mahasiswa Berasal dari Berbagai Daerah
Mahasiswa datang tidak hanya dari wilayah NTT saja, namun juga luar propinsi NTT. Sebut saja mahasiswa dari daerah Nusa Tenggara Barat (NTB), Jakarta, hingga Aceh tercatat belajar di kampus ini. Kehadiran Unimor yang berada di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ini memberikan kontribusi cukup besar bagi daerahnya, terutama dalam bidang pendidikan dan ekonomi.
Banyaknya mahasiswa yang menimba ilmu di kampus yang terletak di kecamatan Kefamenanu ini sedikit banyak menyuburkan perekonomian penduduk. Banyak penduduk yang membuka tempat makan dan usaha tempat tinggal bagi mahasiswa pendatang yang membutuhkan.
Menjadi Universitas Negeri
Pada Desember tahun 2013, Unimor yang awalnya merupakan universitas swasta berubah statusnya menjadi negeri. Hal ini ditandai oleh kunjungan langsung Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) pada masa itu yaitu Muhammad Nuh. Mendikbud berharap agar Unimor dapat menjadi universitas terbaik di daerah perbatasan. Menteri memberikan perhatian khusus kepada daerah perbatasan khususnya daerah timur Indonesia. Terbukti dari sekian banyak daerah perbatasan, hanya Unimor universitas di perbatsan yang ia kunjungi.
Hingga saat ini pemerintah Indonesia mengalokasikan dana untuk pembangunan kampus Unimor. Mulai dari perluasan lahan hingga penambahan fasilitas penunjang pendidikan. Hal ini semata-mata dilakukan karena kepedulian pemerintah terhadap pendidikan yang akan berdampak pada perkembangan sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Perubahan status resmi kampus Unimor menjadi negeri yaitu pada Oktober tahun 2014. Tentu saja hal ini disambut antusias oleh seluruh penjuru kampus. Mulai dari mahasiswa, hingga rektor dan Bupati TTU ikut serta dalam momen akbar tersebut.
Para mahasiswa dengan semangat mengarak prasasti yang menjadi simbol perubahan kampus mereka menjadi kampus negeri. Prasasti tersebut ditandatangani oleh presiden pada masa itu Susilo Bambang Yudhoyono, di mana prasasti diresmikan di Pangkalan TNI Angkatan Laut, Surabaya, Jawa Timur.
Upaya perubahan status kampus Unimor menjadi negeri sebenarnya telah dilakukan sejak 2010, namun baru dikabulkan pada tahun 2014. Tentu saja hal ini memberikan kebanggaan tersendiri karena hasil kerja keras seluruh jajaran staf di lembaga serta pimpinan daerah TTU ini membuahkan hasil.
Kerja keras ini juga tidak lepas dari peran pimpinan daerah TTU yang terus mengawal perubahan status ini di pemerintah pusat. Kini, NTT telah memiliki dua universitas negeri yaitu di Kupang dan Kefamenanu.
Dulu Bernama Universitas Timor-Timur
Sebelum berubah menjadi universitas negeri seperti sekarang ini, universitas ini dulunya bernama Universitas Timor-Timur. Adanya referendum yang melepaskan Timor Leste dari Indonesia pada saat itu membuat pemerintah Indonesia memberikan perhatian khusus kepada daerah ini.
Beberapa kabupaten di daerah Timor ditawari oleh pemerintah Indonesia untuk pendirian universitas. Hanya kabupaten TTU yang menerima tawaran tersebut, sedangkan kabupaten lain seperti Belu, Timor Tengah Selatan (TTS) dan Kupang menolak. Hingga akhirnya sekarang status Unimor telah berubah menjadi negeri.
Masyarakat NTT berharap Unimor dapat menjadi kampus yang membawa angin segar bagi pendidikan di daerah NTT. Unimor memiliki total empat fakultas yang terdiri dari 11 program studi. Empat fakultas tersebut terdiri dari:
- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan yang dibagi menjadi empat program studi yaitu Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikam Biologi, dan Pendidikan Matematika
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik terdiri dari dua prodi yaitu Ilmu Administrasi dan Ilmu Pemerintahan
- Fakultas Ekonomi yang terdiri dari program studi Manajemen dan Ekonomi Pembangunan
- Fakultas Pertanian yang terdiri dari program studi Agrobisnis, Agronomi, dan Produksi Ternak
Mampu Mencetak Lulusan Berkualitas
Sejak berdiri hingga saat ini Unimor telah meluluskan ribuan mahasiswanya yang tersebar di seluruh penjuru Nusa Tenggara Timur hingga seluruh Indonesia. Banyak dari lulusan yang terjun langsung ke masyarakat mengaplikasikan ilmunya, dan ada pula yang memilih untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 bahkan hingga S3. Tidak sedikit pula yang mendapatkan beasiswa baik di dalam negeri maupun di luar negeri untuk melanjutkan pendidikan.
Ada yang mendapatkan beasiswa di Amerika dan Eropa, ada juga di beberapa universitas negeri di pulau Jawa. Beberapa alumni ada yang telah berkarier menjadi anggota DPRD di daerah NTT sebagai penyampai aspirasi rakyat. Banyak juga alumni yang membuktikan dirinya dapat berkiprah di bidang politik, masuk ke instansi pemerintah, PNS, LSM, dan swasta.
Tahun ini, Universitas Timor telah memasuki usia yang ke-17 tahun. Memang, usia ini belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan universitas lainnya. Tapi menilik perkembangannya selama 17 tahun terakhir yang cukup pesat, Unimor tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. Maka jangan ragu, tunggu apalagi, Quipperian. Daftarkan diri kamu di Universitas Timor.
Penulis: Pandu Wicaksono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar